Peringati Hari Santri Nasional 2026, Santri MTs Genius Al-Yasini Terbitkan Cerpen Islami CINTA MULIA
PASURUAN — Memperingati Hari Santri Nasional (HSN) pada 22 Oktober 2026, santri MTs Genius Al-Yasini Pasuruan menghadirkan karya literasi berupa cerpen Islami berjudul CINTA MULIA: Menata Hati, Menjaga Marwah. Cerpen ini ditulis oleh dua siswi MTs Genius Al-Yasini, yakni Vivi I’taul Fitri dan Naylafiza Aulinnisa’. Karya tersebut diterbitkan oleh MTs Genius Al-Yasini bekerja sama dengan Penerbit Insan Mulia Publishing Jawa Timur sebagai wujud nyata komitmen madrasah dalam mengembangkan budaya literasi dan mendorong santri agar semakin kreatif serta melek literasi digital.
Penerbitan cerpen ini menjadi langkah positif dalam membangun tradisi menulis di lingkungan madrasah dan pesantren. Santri tidak hanya didorong untuk memperdalam ilmu agama, tetapi juga diberi ruang untuk menuangkan gagasan, kreativitas, dan pesan moral melalui karya sastra yang dekat dengan kehidupan generasi muda.
Mengusung judul CINTA MULIA: Menata Hati, Menjaga Marwah, cerpen ini membawa pesan tentang pentingnya menata hati, menjaga kehormatan diri, serta membangun hubungan antarmanusia berdasarkan nilai-nilai akhlak dan ajaran Islam. Melalui cerita yang dekat dengan dunia remaja, nilai-nilai keislaman diharapkan dapat disampaikan secara menarik, menyentuh, dan mudah dipahami oleh pembaca.
Ekstrakurikuler sebagai Wadah Pengembangan Bakat dan Literasi
Sebagai lembaga pendidikan yang berkomitmen mengembangkan potensi peserta didik, MTs Genius Al-Yasini menyediakan beragam kegiatan ekstrakurikuler untuk mendukung pengembangan bakat, minat, kreativitas, dan keterampilan santri. Salah satunya adalah ekstrakurikuler Jurnalistik dan Karya Ilmiah, yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Rabu, satu kali dalam sepekan.
Melalui kegiatan ini, santri memperoleh ruang untuk mengembangkan keterampilan menulis, mengolah ide, menyusun berita, menghasilkan karya tulis, serta menyampaikan informasi secara baik dan bertanggung jawab. Kegiatan jurnalistik juga menjadi sarana pembelajaran untuk membangun kepekaan terhadap lingkungan, melatih kemampuan berpikir kritis, dan menumbuhkan keberanian dalam menyampaikan gagasan melalui tulisan.
Sementara itu, bidang karya ilmiah mendorong santri untuk belajar menyusun tulisan secara sistematis, mengembangkan rasa ingin tahu, serta membiasakan diri berpikir logis dan berbasis informasi. Perpaduan jurnalistik dan karya ilmiah diharapkan dapat membentuk generasi santri yang tidak hanya terampil berkomunikasi, tetapi juga memiliki kemampuan literasi yang kuat.
Terbitnya cerpen CINTA MULIA menjadi salah satu gambaran bahwa pengembangan budaya literasi di madrasah dapat diwujudkan melalui karya nyata. Kreativitas Vivi I’taul Fitri dan Naylafiza Aulinnisa’ diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi santri lainnya untuk berani menulis, mengembangkan potensi diri, dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kolaborasi Madrasah dan Penerbit untuk Memajukan Literasi Santri
Kerja sama MTs Genius Al-Yasini dengan Penerbit Insan Mulia Publishing Jawa Timur menjadi bagian penting dalam memberikan ruang bagi santri untuk mengembangkan potensi kepenulisan. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa karya santri memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk literasi yang lebih terarah dan menjangkau pembaca yang lebih luas.
Penerbitan cerpen tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi para santri untuk berani menulis dan menghasilkan karya yang bermanfaat. Dengan dukungan lingkungan pendidikan dan penerbitan, ide-ide kreatif santri dapat diwujudkan menjadi karya yang tidak hanya mendokumentasikan proses belajar, tetapi juga menjadi media penyampaian pesan moral dan keislaman.
Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka jalan bagi lahirnya karya-karya berikutnya dari kalangan santri MTs Genius Al-Yasini, baik berupa cerpen, puisi, esai, artikel jurnalistik, maupun tulisan ilmiah.
Membangun Generasi Santri yang Melek Literasi Digital
Di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, kemampuan literasi menjadi bekal penting bagi generasi muda. Santri perlu memiliki kecakapan dalam membaca informasi secara kritis, menyampaikan gagasan secara bertanggung jawab, serta memanfaatkan teknologi untuk kegiatan yang produktif dan bermanfaat.
Penerbitan CINTA MULIA menjadi salah satu ikhtiar MTs Genius Al-Yasini Pasuruan dalam menanamkan kesadaran tersebut. Santri didorong untuk tidak sekadar menjadi konsumen konten digital, tetapi juga menjadi pencipta konten yang membawa pesan positif, edukatif, dan inspiratif.
Literasi digital bukan hanya tentang kemampuan menggunakan perangkat teknologi, melainkan juga mencakup kecakapan mengolah informasi, mengembangkan kreativitas, menjaga etika, dan membangun tanggung jawab dalam berkomunikasi di ruang digital. Dalam konteks ini, kegiatan ekstrakurikuler Jurnalistik dan Karya Ilmiah memiliki peran strategis dalam mempersiapkan santri agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai kepesantrenan.
Hari Santri, Momentum Santri untuk Berkarya
Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober merupakan momentum untuk meneguhkan kontribusi santri bagi agama, bangsa, dan negara. Di era digital, semangat perjuangan santri dapat diwujudkan melalui penguasaan ilmu, penguatan karakter, inovasi, serta karya-karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui penerbitan CINTA MULIA: Menata Hati, Menjaga Marwah, santri MTs Genius Al-Yasini menunjukkan bahwa tradisi pesantren dapat berjalan beriringan dengan perkembangan literasi modern. Nilai-nilai keislaman tetap menjadi fondasi, sementara kreativitas dan teknologi menjadi sarana untuk menyampaikan pesan kebaikan kepada masyarakat yang lebih luas.
Dukungan kegiatan ekstrakurikuler serta kolaborasi dengan Penerbit Insan Mulia Publishing Jawa Timur diharapkan semakin memperkuat ekosistem literasi di lingkungan madrasah. Dengan demikian, semakin banyak santri yang berani membaca, menulis, menerbitkan karya, dan berkontribusi dalam membangun budaya literasi.
Penerbitan cerpen ini menjadi pengingat bahwa santri tidak hanya belajar untuk memahami ilmu, tetapi juga dapat berkarya untuk menyebarkan kemanfaatan. Dengan semangat Hari Santri Nasional 2026, MTs Genius Al-Yasini Pasuruan terus mendorong lahirnya generasi santri yang berilmu, berakhlak, kreatif, serta mampu memanfaatkan teknologi digital secara bijak.
Mengaji untuk memperdalam ilmu, membaca untuk memperluas wawasan, dan menulis untuk menyebarkan kemanfaatan. Semangat inilah yang diharapkan tumbuh melalui hadirnya CINTA MULIA: Menata Hati, Menjaga Marwah.
Selamat Hari Santri Nasional 2026. Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.
(Red/Tiara Camelia Mafaza Kelas VII A)














